Perlukan Melakukan Pemeriksaan Torch Saat Hamil Muda?

Perlu Anda tahu nih ladies, bahwasannya dilakukan pemeriksaan torch ini bertujuan untuk mencegah bayi terlahir cacat dan keguguran yang memang saat ini semakin sering terdengar. Ada yang melakukan, akan tetapi tak sedikit pula yang beranggapan bahwasannya pemeriksaan torch tersebut tidak perlu dilakukan bagi ibu hamil, khususnya bagi ibu hamil muda.

Kami lansirkan dari laman healt.detik.com, dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG (K), pakar kandungan adri rumah sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyatakan bahwasannya pemeriksaan torch ini memang sah-sah saja dilakukan oleh ibu yang sedang hamil muda, akan tetapi juga harus diingat, bahwasannya pemeriksaan penyakit torch tersebut tidak dikategorikan di dalam pemeriksaan wajib.

“Apabila memang mau melakukan pemeriksaan torch sih ya boleh-boleh saja, tidak ada yang melarang, akan tetapi juga harus merogoh kocek yang tak sedikit. Selain hal tersebut, pemeriksaan torch yang dilakukan ini juga masih belum dijadikan standar pemeriksaan kehamilan wajib dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia”, begitu tutur dr Dwiana Ocviyanti.

Dijelaskan juga dari dr Dwiana Ocviyanti bahwasannya secara umum ada sekitar 4 kali pemeriksaan fisik yang wajib dilakukan oleh setiap ibu hamil. Yang mana pemeriksaan pertama dilakukan pada trimester pertama, dan pemeriksaan kedua pada trimester kedua, sedangkan pemeriksaan ketiga dan juga keempat pada trimester terakhir. Dan di dalam pemeriksaan tersebut, masih ada beberapa hal yang harus dipantau kondisinya. Namun untuk mengetahui lebih lanjut, mari simak beberapa ulasan selengkapnya di bawah ini.

Informasi tentang pemeriksaan torch saat hamil muda

Beberapa hal yang harus dipantau kondisi dalam pemeriksaan bagi ibu hamil yang sudah kami singgung di atas adalah gula darah, hemoglobin, pemeriksaan urine, dan juga kemungkinan adanya virus hepatitis B. Bahkan ada yang jauh lebih penting yakni resiko penyakit HIV.

Terakhir, dr Dwiana Ocviyanti juga meminta kepada para calon ibu untuk tidak menyepelekan tes darah, atau tes laboratorium, sebelum dilakukannya pernikahan atau pun pada saat sedang ingin merencanakan kehamilan. Tidak hanya melihat soal potensi penyakit maupun resiko yang mengintai, tes kesehatan pra hamil ini juga membantu dalam mengurangi resiko keguguran dan jenis penyakit lainnya. Waktu yang paling tepat untuk memeriksa adalah saat seseorang akan merenanakan kehamilan. Harus memeriksa dengan sesama agar bila ada kelainan dapat segera diketahui sejak dini.

“Apa ada komplikasi, hal-hal yang dapat membahayakan janin seperti kista dan mion, kemudian adakah kemungkinan untuk alami kehamilan di dalam atau pun di luar kandungan, tapi umumnya pemeriksaan ini lebih ditujukan untuk melihat kesehatan calon ibu, sebab bila ingin hamil ya harus periksa terlebih dahulu”, pungkasnya.

Demikianlah sekilas informasi tentang perlukan melakukan pemeriksaan torch saat hamil muda. Semoga saja informasinya bermanfaat.

Leave a Reply

css.php
Skip to toolbar